{"id":6839,"date":"2026-10-03T18:01:28","date_gmt":"2026-10-03T11:01:28","guid":{"rendered":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/"},"modified":"2026-10-03T18:01:28","modified_gmt":"2026-10-03T11:01:28","slug":"spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/","title":{"rendered":"SPF DKIM DMARC: Cara Agar Email Bisnis Tidak Masuk Spam"},"content":{"rendered":"<p>Faktur, penawaran, dan balasan ke pelanggan sudah terkirim, tetapi penerima bilang tidak pernah menerimanya. Penyebabnya sering bukan salah ketik alamat, melainkan domain Anda belum punya SPF DKIM DMARC yang benar, sehingga Gmail, Yahoo, dan Outlook menganggap email Anda mencurigakan.<\/p>\n<p>Artikel ini menjelaskan fungsi ketiganya dengan bahasa sederhana, aturan pengirim terbaru, dan langkah setting di DNS yang bisa Anda kerjakan sendiri tanpa harus jadi ahli server.<\/p>\n<h2>Kenapa Email Bisnis Bisa Masuk Spam atau Ditolak<\/h2>\n<p>Sejak 1 Februari 2024, <a href=\"https:\/\/support.google.com\/mail\/answer\/81126\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">panduan pengirim Gmail<\/a> mewajibkan semua pengirim ke akun Gmail memasang minimal SPF atau DKIM. Pengirim juga harus punya record DNS forward dan reverse (PTR) yang valid, serta menjaga laporan spam di bawah 0,3%.<\/p>\n<p>Aturannya lebih ketat untuk pengirim yang mengirim lebih dari 5.000 pesan per hari ke Gmail. Mereka wajib memasang SPF dan DKIM sekaligus, ditambah DMARC. Kebijakan DMARC-nya boleh <strong>p=none<\/strong>, jadi tidak perlu langsung ketat.<\/p>\n<p>Yahoo menerapkan aturan serupa, dan Outlook menyusul dengan syarat sendiri untuk pengirim bervolume tinggi sejak 5 Mei 2025. Bagi UMKM, kantor, atau toko online, volume 5.000 email per hari memang jarang tercapai. Namun sinyal yang sama dipakai penyedia email untuk menilai apakah email Anda layak masuk inbox atau tidak.<\/p>\n<h2>Apa Itu SPF DKIM DMARC dan Apa Bedanya?<\/h2>\n<p>Ketiganya adalah record DNS yang bekerja sebagai satu paket untuk membuktikan bahwa email memang dikirim oleh pemilik domain. Anggap saja seperti pemeriksaan identitas di pintu masuk gedung.<\/p>\n<h3>SPF: daftar server yang boleh mengirim<\/h3>\n<p>SPF (Sender Policy Framework) adalah record TXT berisi daftar server atau layanan yang berhak mengirim email atas nama domain Anda. Server penerima akan mengecek apakah pengirim email ada di daftar itu. Jika tidak, email berpotensi ditandai spam.<\/p>\n<h3>DKIM: tanda tangan digital pada email<\/h3>\n<p>DKIM (DomainKeys Identified Mail) menambahkan tanda tangan digital ke setiap email keluar. Penerima memverifikasinya dengan kunci publik yang ada di DNS Anda. Hasilnya, isi email terbukti tidak diubah di tengah jalan dan memang berasal dari domain Anda.<\/p>\n<h3>DMARC: aturan jika pemeriksaan gagal<\/h3>\n<p>DMARC menyatukan hasil SPF dan DKIM, lalu memberi tahu penerima apa yang harus dilakukan jika email gagal diperiksa: dibiarkan, dikarantina, atau ditolak. DMARC juga mengirim laporan ke Anda. Syaratnya, domain yang lolos SPF atau DKIM harus sejajar (<em>aligned<\/em>) dengan domain di kolom From.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>SPF<\/strong>: siapa yang boleh mengirim.<\/li>\n<li><strong>DKIM<\/strong>: apakah email asli dan tidak diubah.<\/li>\n<li><strong>DMARC<\/strong>: tindakan jika gagal, plus laporan untuk Anda.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Langkah Setting SPF DKIM DMARC di DNS<\/h2>\n<p>Semua record ini dipasang di pengaturan DNS domain Anda. Bisa lewat panel hosting, atau lewat penyedia DNS jika nameserver domain diarahkan ke tempat lain. Urutan kerja yang aman adalah sebagai berikut.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Catat semua sumber email.<\/strong> Daftar server hosting, layanan email bisnis, aplikasi newsletter, hingga sistem invoice atau toko online yang mengirim email atas nama domain Anda.<\/li>\n<li><strong>Pasang SPF.<\/strong> Buat satu record TXT di domain utama yang memuat semua sumber tadi, lalu akhiri dengan ~all.<\/li>\n<li><strong>Aktifkan DKIM.<\/strong> Nyalakan fitur DKIM di layanan email Anda, salin record TXT yang diberikan, lalu tempel di DNS pada nama selector yang disebutkan.<\/li>\n<li><strong>Pasang DMARC mulai dari p=none.<\/strong> Tambahkan record TXT di _dmarc.domainanda dengan alamat email untuk menerima laporan.<\/li>\n<li><strong>Tes dan baca laporan.<\/strong> Kirim email ke akun Gmail, buka opsi lihat pesan asli, dan pastikan SPF, DKIM, serta DMARC berstatus pass. Anda juga bisa memakai alat uji seperti <a href=\"https:\/\/www.mail-tester.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mail-Tester<\/a>.<\/li>\n<li><strong>Naikkan kebijakan bertahap.<\/strong> Setelah laporan bersih beberapa minggu, pindah ke p=quarantine, lalu p=reject bila semua sumber sah sudah lolos.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Contoh Bentuk Record (Ilustrasi)<\/h2>\n<p>Berikut gambaran format untuk domain fiktif contoh.co.id. Nilai include dan kunci DKIM yang sebenarnya diberikan oleh penyedia email Anda, jadi jangan disalin mentah-mentah.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>SPF<\/strong> (TXT di contoh.co.id): v=spf1 include:spf.penyedia-email.example ~all<\/li>\n<li><strong>DKIM<\/strong> (TXT di selector._domainkey.contoh.co.id): berisi v=DKIM1 dan kunci publik dari penyedia email.<\/li>\n<li><strong>DMARC<\/strong> (TXT di _dmarc.contoh.co.id): v=DMARC1; p=none; rua=mailto:dmarc@contoh.co.id<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesalahan Umum yang Bikin Setting Gagal<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Dua record SPF di satu domain.<\/strong> Satu domain hanya boleh punya satu record SPF. Gabungkan semua sumber ke dalam satu baris.<\/li>\n<li><strong>Melebihi batas 10 DNS lookup.<\/strong> Terlalu banyak include membuat SPF gagal total. Hapus layanan yang sudah tidak dipakai.<\/li>\n<li><strong>Lupa menambahkan layanan pihak ketiga.<\/strong> Aplikasi newsletter atau sistem invoice yang mengirim atas nama domain Anda harus ikut didaftarkan.<\/li>\n<li><strong>Langsung memakai p=reject.<\/strong> Tanpa masa pemantauan, email sah dari sistem yang terlewat bisa ikut ditolak.<\/li>\n<li><strong>Tidak mengecek ulang setelah perubahan.<\/strong> Pindah layanan email atau ganti platform berarti SPF dan DKIM perlu diperiksa lagi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk DKIM, praktik terbaik yang umum dianjurkan adalah memakai kunci 2048-bit dan merotasinya secara berkala. Bila Anda mengelola banyak sumber email, ini layak masuk jadwal perawatan rutin.<\/p>\n<h2>Waktunya Cek Ulang Saat Pindah Hosting atau Domain<\/h2>\n<p>Record email paling sering rusak ketika ada perubahan infrastruktur. Saat Anda <a href=\"https:\/\/antahost.com\/blog\/cara-migrasi-website-aman-tanpa-downtime-ke-hosting-baru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">migrasi website ke hosting baru<\/a>, record MX, SPF, dan DKIM ikut berubah, dan email bisa mulai masuk spam tanpa disadari. Hal yang sama berlaku ketika Anda <a href=\"https:\/\/antahost.com\/blog\/transfer-domain-aman-syarat-dan-langkah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memindahkan domain<\/a> ke penyedia lain, karena pengaturan DNS bisa kembali ke kondisi awal.<\/p>\n<p>Satu hal lagi yang sering terlupa: domain yang kedaluwarsa akan menghentikan seluruh layanan DNS, termasuk email. Pelajari risikonya di artikel tentang <a href=\"https:\/\/antahost.com\/blog\/domain-expired-cara-menyelamatkan-domain\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">domain expired dan cara menyelamatkannya<\/a>.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>SPF DKIM DMARC bukan lagi pengaturan tambahan yang boleh ditunda. Ketiganya menentukan apakah email bisnis Anda sampai ke pelanggan atau berhenti di folder spam. Mulailah dengan SPF dan DKIM, pasang DMARC di p=none, pantau laporannya, lalu perketat secara bertahap.<\/p>\n<p>Butuh hosting dengan pengelolaan DNS dan email yang mudah diatur? Tim Antahost siap membantu memastikan domain dan email bisnis Anda terkonfigurasi dengan benar. Lihat juga <a href=\"https:\/\/antahost.com\/blog\/kenapa-memilih-layanan-hosting-terpercaya-antahost-untuk-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">alasan memilih layanan hosting terpercaya Antahost<\/a>, lalu hubungi kami untuk konsultasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Email bisnis sering masuk spam karena domain belum terautentikasi. Ini penjelasan SPF DKIM DMARC dan langkah setup-nya di DNS.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6838,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_yoast_wpseo_focuskw":"spf dkim dmarc","_yoast_wpseo_title":"SPF DKIM DMARC: Panduan Setup Email Bisnis","_yoast_wpseo_metadesc":"Pahami SPF DKIM DMARC dan cara setting-nya di DNS agar email bisnis sampai ke inbox Gmail, bukan folder spam. Baca langkah lengkapnya.","rank_math_focus_keyword":"spf dkim dmarc","rank_math_title":"SPF DKIM DMARC: Panduan Setup Email Bisnis","rank_math_description":"Pahami SPF DKIM DMARC dan cara setting-nya di DNS agar email bisnis sampai ke inbox Gmail, bukan folder spam. Baca langkah lengkapnya.","footnotes":""},"categories":[36,37],"tags":[165,184,181,239,237,238,225,235,236],"class_list":["post-6839","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain","category-hosting","tag-antahost","tag-cloudhosting","tag-cloudvps","tag-deliverability-email","tag-dkim","tag-dmarc","tag-dns","tag-email-bisnis","tag-spf"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>SPF DKIM DMARC: Panduan Setup Email Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pahami SPF DKIM DMARC dan cara setting-nya di DNS agar email bisnis sampai ke inbox Gmail, bukan folder spam. Baca langkah lengkapnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"SPF DKIM DMARC: Panduan Setup Email Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pahami SPF DKIM DMARC dan cara setting-nya di DNS agar email bisnis sampai ke inbox Gmail, bukan folder spam. Baca langkah lengkapnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"AntaHost Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-03T11:01:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spf-dkim-dmarc-cara-agar-email-bisnis-tidak-masuk-spam.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"475\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"AntaHost\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"AntaHost\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/\",\"url\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/\",\"name\":\"SPF DKIM DMARC: Panduan Setup Email Bisnis\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spf-dkim-dmarc-cara-agar-email-bisnis-tidak-masuk-spam.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-03T11:01:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/#\/schema\/person\/38ab538f796407084948e7075e5a91cc\"},\"description\":\"Pahami SPF DKIM DMARC dan cara setting-nya di DNS agar email bisnis sampai ke inbox Gmail, bukan folder spam. Baca langkah lengkapnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spf-dkim-dmarc-cara-agar-email-bisnis-tidak-masuk-spam.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spf-dkim-dmarc-cara-agar-email-bisnis-tidak-masuk-spam.jpg\",\"width\":850,\"height\":475,\"caption\":\"Pemilik bisnis memeriksa status SPF DKIM DMARC email domain di laptop\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"SPF DKIM DMARC: Cara Agar Email Bisnis Tidak Masuk Spam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/\",\"name\":\"AntaHost Blog\",\"description\":\"Informasi dan Panduan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/#\/schema\/person\/38ab538f796407084948e7075e5a91cc\",\"name\":\"AntaHost\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ba5eb45010846d065c60953a34b4c33f65c26db390950ef6523f31b58e43f6fa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ba5eb45010846d065c60953a34b4c33f65c26db390950ef6523f31b58e43f6fa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"AntaHost\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/antahost.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/antahost.com\/blog\/author\/the_antahost_blog4dm\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"SPF DKIM DMARC: Panduan Setup Email Bisnis","description":"Pahami SPF DKIM DMARC dan cara setting-nya di DNS agar email bisnis sampai ke inbox Gmail, bukan folder spam. Baca langkah lengkapnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"SPF DKIM DMARC: Panduan Setup Email Bisnis","og_description":"Pahami SPF DKIM DMARC dan cara setting-nya di DNS agar email bisnis sampai ke inbox Gmail, bukan folder spam. Baca langkah lengkapnya.","og_url":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/","og_site_name":"AntaHost Blog","article_published_time":"2026-10-03T11:01:28+00:00","og_image":[{"width":850,"height":475,"url":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spf-dkim-dmarc-cara-agar-email-bisnis-tidak-masuk-spam.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"AntaHost","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"AntaHost","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/","url":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/","name":"SPF DKIM DMARC: Panduan Setup Email Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spf-dkim-dmarc-cara-agar-email-bisnis-tidak-masuk-spam.jpg","datePublished":"2026-10-03T11:01:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/#\/schema\/person\/38ab538f796407084948e7075e5a91cc"},"description":"Pahami SPF DKIM DMARC dan cara setting-nya di DNS agar email bisnis sampai ke inbox Gmail, bukan folder spam. Baca langkah lengkapnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/#primaryimage","url":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spf-dkim-dmarc-cara-agar-email-bisnis-tidak-masuk-spam.jpg","contentUrl":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spf-dkim-dmarc-cara-agar-email-bisnis-tidak-masuk-spam.jpg","width":850,"height":475,"caption":"Pemilik bisnis memeriksa status SPF DKIM DMARC email domain di laptop"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/spf-dkim-dmarc-cara-setup-email-bisnis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/antahost.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"SPF DKIM DMARC: Cara Agar Email Bisnis Tidak Masuk Spam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/antahost.com\/blog\/","name":"AntaHost Blog","description":"Informasi dan Panduan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/antahost.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/#\/schema\/person\/38ab538f796407084948e7075e5a91cc","name":"AntaHost","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/antahost.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ba5eb45010846d065c60953a34b4c33f65c26db390950ef6523f31b58e43f6fa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ba5eb45010846d065c60953a34b4c33f65c26db390950ef6523f31b58e43f6fa?s=96&d=mm&r=g","caption":"AntaHost"},"sameAs":["https:\/\/antahost.com\/blog"],"url":"https:\/\/antahost.com\/blog\/author\/the_antahost_blog4dm\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6839","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6839"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6839\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6839"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6839"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/antahost.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6839"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}